SUMATERA UTARA - Kabar menghebohkan terdengar di DPRD Langkat. Belum tuntas dugaan korupsi perjalanan dinas dewan, menyeruak kabar ajudan sekaligus ipar Ketua DPRD Langkat, berbuat mesum dengan wanita bersuami di ruangan Fraksi Demokrat.
Info dihimpun, ajudan H Rudi Hartono Bangun SE.MAP itu bernama IH (32). Sementara, wanita yang digaulinya berinisial IY (34). Kasus ini makin heboh karena aksi mesum itu sudah tiga kali dilakukan IH. Dua kali di ruang Fraksi Demokrat dan sekali di salah satu hotel kelas melati Binjai.
Sejak kasusnya mencuat, IH sulit ditemui. Padahal biasanya, pria itu selalu nongkrong di depan ruang kerja Ketua DPRD Langkat. Begitu juga dengan sosok IY yang menjadi selingkuhannya, juga tak bisa ditemui, seperti dilansir jpnn.com, Jumat (11/7/2014).
Seorang sumber mengatakan begitu kasus ini mencuat ke permukaan, IY dikabarkan telah pergi meningalkan Langkat. Wanita yang dikabarkan telah dicerai suaminya gara-gara skandal seks itu, memilih menetap di Pekanbaru.
Data lain yang dikumpulkan di lingkungan gedung dewan, kasus perselingkuhan yang dilakoni IH terkuak karena mangkir atas janjinya terhadap IY yang telah ‘hancur-hancuran’ gara-gara perselingkuhan itu.
Awalnya, IH dikabarkan akan bertanggung jawab atas apa yang terjadi. Bentuk tanggung jawab yang dijanjikan IH saat itu, yakni bersedia menikahi IY pada tanggal 22 Februari 2014 setelah selesainya masa iddah IY, yang dicerai suaminya MD (39).
Selain janji menikahi, IH juga mengaku akan memberikan uang pengganti perobatan kepada IY sebesar Rp30 juta pada tanggal 15 Januari 2014 lalu. Semua yang dijanjikan IH tadi tak hanya berupa lisan, juga tertuang dalam sebuah surat pernyataan.
Dalam surat yang ditandatangani IH selaku pihak pertama, dan MD selaku pihak kedua sekaligus suami IY. Di surat pernyataan tersebut juga ikut menandatanganii istri IH berinisial SA, dan juga HW selaku saksi.
Terpisah, Kabag Umum DPRD Langkat, Drs Ali Asri ketika dikonfirmasi di ruang Wakil Ketua DPRD mengaku tidak mengetahui kasus ini sama sekali. “Nggak tau saya kasus ini, saya aja dengarnya baru ini. Di mana rupanya kejadiannya?” katanya balik bertanya.
Sementara IH yang dihubungi enggan berkomentar banyak. ”Oh, iya. Abang dimana ni bang? Abang macam nggak ini aja, macam nggak bisa bantu-bantu aja. Kalau bisa kita jumpa dululah bang, masksudku kalau kita jumpa kan enak, oke bang!” ujar IH enteng seraya buru-buru menutup hapenya.
