![]() |
| Hasto Kristiyanto |
JAKARTA - Wakil Sekjen DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengomentari hasil hitung riil (real count) perolehan suara Pemilu Presiden dan Wapres 9 Juli 2014 dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang menunjukkan kemenangan Prabowo-Hatta atas Jokowi-JK.
Hasto di Jakarta, Jumat (11/7/2014), menyebutkan hasil perhitungan dari PKS yang diumumkan pada Kamis (10/7/2014) sama dengan hasil survei sebelum pemilu.
Bahkan hasil perolehan setiap provinsi sama persis hingga dua digit di belakang koma. Hasil hitung riil dari PKS menunjukkan Prabowo-Hatta meraih 52,04 persen sedangkan Jokowi-JK meraih 47,96 persen.
"Apakah ini sebagai bukti bahwa `real count` yang dipakai tersebut hanya untuk menyenangkan Prabowo-Hatta," katanya. Ia mengatakan semua pihak sebaiknya lebih mengutamakan kebenaran berdasarkan data-data yang valid.
"Kami melihat di PKS banyak sosok yang kredibel seperti Doktor Zulkieflimansyah," katanya. Ia mengajak semua pihak mengedepankan kredibilitas dan integritas sebagai sesama anak bangsa.
Hasto juga mengomentari pernyataan Sekjen DPP Partai Gerindra Ahmad Muzani yang menyatakan bahwa pada 2004 klaim Megawati-Hasyim menang dan real count SBY-JK menang.
"Dalam situasi seperti ini sebaiknya semua pihak menjaga suasana kondusif dan ikut mengawasi rekapitulasi hasil penghitungan suara," katanya.
Ia menyebutkan pernyataan Muzani itu untuk membangun persepsi bahwa segala sesuatunya bisa berubah.
Hasto di Jakarta, Jumat (11/7/2014), menyebutkan hasil perhitungan dari PKS yang diumumkan pada Kamis (10/7/2014) sama dengan hasil survei sebelum pemilu.
Bahkan hasil perolehan setiap provinsi sama persis hingga dua digit di belakang koma. Hasil hitung riil dari PKS menunjukkan Prabowo-Hatta meraih 52,04 persen sedangkan Jokowi-JK meraih 47,96 persen.
"Apakah ini sebagai bukti bahwa `real count` yang dipakai tersebut hanya untuk menyenangkan Prabowo-Hatta," katanya. Ia mengatakan semua pihak sebaiknya lebih mengutamakan kebenaran berdasarkan data-data yang valid.
"Kami melihat di PKS banyak sosok yang kredibel seperti Doktor Zulkieflimansyah," katanya. Ia mengajak semua pihak mengedepankan kredibilitas dan integritas sebagai sesama anak bangsa.
Hasto juga mengomentari pernyataan Sekjen DPP Partai Gerindra Ahmad Muzani yang menyatakan bahwa pada 2004 klaim Megawati-Hasyim menang dan real count SBY-JK menang.
"Dalam situasi seperti ini sebaiknya semua pihak menjaga suasana kondusif dan ikut mengawasi rekapitulasi hasil penghitungan suara," katanya.
Ia menyebutkan pernyataan Muzani itu untuk membangun persepsi bahwa segala sesuatunya bisa berubah.
