Notification

×

Program Pendidikan Bina Lingkungan di Bandarlampung Dilanjutkan

15 June 2014 | 09:07 WIB Last Updated 2016-05-14T01:18:37Z
Sukarma Wijaya. (ist)

BANDAR LAMPUNG - Penerimaan calon peserta didik baru melalui program Bina Lingkungan (Biling), di Kota Bandar Lampung terus dilanjutkan pada Tahun Pelajaran 2014/2015.

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Pendidikan Pemerintah Kota Bandar Lampung, Provinsi Lampung Drs Sukarma Wijaya ketika memberikan sambutan pada acara pelepasan para Siswa Kelas IX SMP Negeri 1 Kota Bandar Lampung, Sabtu (14/6/2014).

Program Bina Lingkungan yaitu memberikan porsi 50 persen masuk ke sekolah negeri tanpa seleksi dan gratis untuk memberikan kesempatan belajar bagi calon siswa dari keluarga secara ekonomi kurang mampu.

Pemerintah Kota Bandar Lampung sejak Tahun Pelajaran (TP) 2013/2014 menerapkan program Bina Lingkungan kepada sekolah-sekolah negeri, guna memberikan kesempatan belajar di sekolah-sekolah negeri tanpa tes bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu yang tempat tinggalnya berdekatan dengan lingkungan sekolah negeri setempat.

Kebijakan pemerintah kota yang dipimpin oleh Wali Kota Bandar Lampung Herman HN itu sudah berjalan satu tahun, dan akan dilanjutkan pada tahun pelajaran berikutnya, namun pelaksanaannya akan terus dievaluasi dan disempurnakan agar benar-benar tempat sasaran.

Sukarama Wijaya juga menyambut baik dan mengapresiasi positif bagi sekolah-sekolah, khususnya SMP Negeri 1 Kota Bandar Lampung (Eks Sekolah Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional-RSBI) yang telah melaksanakan program Bina Lingkungan itu.

Ketua Komite Sekolah SMP Negeri 1 Bandar Lampung, Mirwan Karim SE juga menyambut baik kepada SMP Negeri 1 yang telah secara konsisten melaksanakan program pendidikan, termasuk program Bina Lingkungan, serta sejumlah prestasi gemilang siswanya baik secara internal maupun eksternal melalui berbagai lomba.

Ia mengharapkan agar prestasi itu terus ditingkatkan, namun untuk mencapai dan mempertahankan prestasi yang baik itu tidak bisa hanya mengandalkan dukungan dana dari pemerintah, melainkan harus ada kerja sama yang baik antara pemerintah, pihak sekolah, Komite Sekolah, dan para orang tua/wali murid.

"Banyaknya prestasi yang diraih yang ditunjukkan dengan banyaknya hadiah piala, piagam, medali dan lainnya itu perlu terus ditingkatkan, karena itu perlu kerja sama yang lebih baik antara sekolah dan orang tua murid di masa yang akan datang," katanya.

Kepala Sekolah SMP Negeri 1 Bandar Lampung Drs Haryanto MSi pada kesempatan itu menyampaikan laporan seputar pelaksanaan dan hasil Ujian Sekolah (US), hasil Ujian Nasional (UN), dan laporan tentang sejumlah prestasi yang diraih para siswanya, dan hal lain terkait perkembangan pelaksanaan pendidikan di sekolahnya.

"Ada satu siswa yang bisa meraih medali berbagai kejuaraan sampai 19 buah," kata Haryanto disambut gemuruh hadirin, baik para siswa kelas VII dan VIII, serta siswa yang baru lulus Kelas IX, para orang tua murid kelas IX, serta para undangan, seperti dilansir iyaa.com.

Haryanto menambahkan, pada Tahun Pelajaran 2013/2014, SMP yang dipimpinnya mengikutkan sebanyak 171 siswa ke Ujian Nasional (UN), dan dinyatakan lulus seluruhnya (100 persen).

Jumlah peserta UN di sekolahnya sebanyak 171 siswa/siswi itu meningkat dibandingkan peserta UN tahun pelajaran sebelumnya (2012/2013) sebanyak 168 siswa.

Hasil UN itu diumumkan kepada para siswanya yang hadir didampingi oleh para orang tua/wali muridnya Sabtu siang, dengan cara dibagikan secara tertutup dalam sebuah amplop lalu dibuka secara bersamaan, disambut tangis haru para siswa dan orang tua, dilanjutkan pemberian penghargaan kepada para siswa terbaik hasil UN, US, dan per mata pelajaran.

Sampai dengan akhir TP 2013/2014 ini SMP Negeri 1 Kota Bandar Lampung memiliki 682 siswa/siswi, dengan rincian siswa laki-laki sebanyak 299 anak, perempuan 383 orang.

Secara rinci jumlah peserta didik kelas VII sebanyak 306 (142 laki dan 164 perempuan), kelas VIII 205 anak (81 laki dan 124 perempuan), dan kelas IX sebanyak 171 terdiri atas 76 laki dan 95 perempuan.