Notification

×

PKS Way Kanan Optimistis Prabowo Menangkan Pertarungan

29 June 2014 | 14:28 WIB Last Updated 2016-01-04T04:46:36Z

WAY KANAN - Ketua DPD Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kabupaten Way Kanan di Provinsi Lampung, Solihul Hadi optimistis pasangan calon presiden-wakil presiden Prabowo Subianto-Hatta Rajasa dapat memenangkan Pilpres 9 Juli 2014.

"Sangat mungkin pasangan Prabowo-Hatta memenangkan pertarungan untuk menjadikan Indonesia bisa lebih baik dan berwibawa di mata internasional," ujar Solihul Hadi, di Blambangan Umpu, Minggu (29/6/2014).

PKS memprediksi mayoritas rakyat Indonesia menaruh harapan kepada Prabowo-Hatta untuk dapat menjadikan Indonesia lebih sejahtera dan bermartabat.

Solihul yang juga anggota DPRD Kabupaten Way Kanan itu menambahkan, dukungan sejumlah kaum Nahdliyin bagi Jokowi-JK bukan suatu kekuatan yang harus ditakuti, sehubungan mereka lebih taat kepada almarhum KH Abdurrahman Wahid atau Gus Dur.

"Nyatanya banyak dari mereka (Nahdliyin, Red) justru cocok ke kita. Ini karena sewaktu hidup beliau (Gus Dur) pernah mengatakan bahwa orang yang jujur, berjuang dan ikhlas untuk rakyat adalah Prabowo Subianto. Pernyataan Gus Dur bagi kami merupakan fatwa wali yang tidak boleh diacuhkan," ujar politisi PKS itu, seperti dilansir iyaa.com.

Berkaitan dengan pernyataan Gus Dur pada Prabowo itu, Ketua PP Lembaga Seni Budaya Muslim Indonesia Zastrouw Al-Ngatawi, seperti dilansir sejumlah media massa, justru menyatakan ucapan KH Abdurrahman Wahid perlu penafsiran tingkat tinggi.

Bagi kalangan santri dan mereka yang mengetahui tentang tata bahasa Arab, menurut mantan asisten pribadi Gus Dur itu menjelaskan, terkadang ada pujian yang diberikan kepada seseorang justru merupakan bentuk sindiran sebagai kebalikan dari perkataan pujian tersebut. Hal inilah yang menurut Al-Ngatawi disebut dengan "Istidraj".

Pemilu Presiden 9 Juli 2014 diikuti dua pasangan calon presiden dan wakil presiden. Pasangan nomor urut satu Prabowo Subianto-Hatta Rajasa diusung Partai Gerindra, Golkar, PPP, PKS, PAN dan PBB.

Adapun pasangan nomor urut dua Joko Widodo-Jusuf Kalla yang diusung PDI Perjuangan, Nasdem, PKB, Hanura dan PKPI, serta didukung oleh pemuda Nadlatul Ulama (NU), yakni Gerakan Pemuda Ansor yang dipimpin Nusron Wahid.