Notification

×

Partai Aceh Komitmen Dukung Prabowo-Hatta

08 June 2014 | 07:02 WIB Last Updated 2016-01-04T04:47:21Z

BANDA ACEH - Dewan Pertimbangan Aceh Partai Aceh (DPA-PA) menyatakan komitmennya mendukung capres/cawapres pasangan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa, pada Pemilihan Umum Presiden 9 Juli 2014.

"Partai Aceh dan juga Komite Peralihan Aceh berkomitmen untuk memenangkan capres/cawapres Prabowo-Hatta. Komitmen ini harus dipatuhi oleh kader seluruh Aceh," kata Ketua DPA-PA Muzakir Manaf di Banda Aceh, Sabtu (7/6/2014) malam.

Hal tersebut disampaikan Muzakir Manaf seusai pertemuan dengan puluhan pengurus dan pimpinan wilayah Partai Aceh dari 23 kabupaten dan kota di provinsi ujung paling barat Indonesia itu.

Dalam pernyataan sikap bersama yang ditandatangani 23 pimpinan wilayah (Ulee KPA), menyatakan Partai Aceh akan bekerja dan menjalankan kesepakatan kerja sama politik yang telah diambil oleh Ketua Umum DPA-PA Muzakir Manaf.

"Pernyataan sikap para pimpinan wilayah Partai Aceh itu sudah jelas untuk mendukung dan memenangkan Prabowo-Hatta" kata Muzakir Manaf yang juga Wagub Aceh.

Lebih lanjut, ia juga menyatakan jika ada anggota Partai Aceh atau KPA ingin memilih pasangan capres/cawapres lain, maka tidak ada masalah karena itu hak politik seseorang.

"Itu hak demokrasi seseorang, tidak ada tindakan atau sanksi kami beritakan jika ada kader Partai Aceh memilih capres/cawapres lain. Tapi, sikap Partai Aceh tegas mendukung Prabowo-Hattan" katanya, seperti dilansir iyaa.com.

Muzakir Manaf menyatakan, beberapa alasan mendukung Prabowo-Hatta, antara lain sudah berkomitmen membantu pembangunan Aceh agar lebih cepat diberbagai sektor ekonomi, termusuk memelihara perdamaian dan mempercepat turunnya sejumlah Peraturan Pemerintah dan Perpres turunan Undang Undang Nomor 11/2006 tentang Pemerintahan Aceh (UUPA).

Selain itu, Muzakir Manaf juga menjelaskan dukungan Partai Aceh kepada capres/cawapres Prabowo-Hatta merupakan komitmen sebelumnya yang telah dibangun dengan Partai Gerindra.

"Artinya, kami mendukung Prabowo-Hatta bukan hanya dalam Pilpres ini, tapi jauh-jauh hari telah terbangun komitmen antara Partai Aceh dengan Partai Gerindra. Bahkan sejak Pilkada Aceh 2012, Gerindra yang membantu Partai Aceh," kata Muzakir Manaf.

Partai Aceh merupakan salah satu dari tiga partai politik lokal di Aceh, selain Partai Damai Aceh, dan Partai Nasional Aceh. Partai Aceh dan Partai Nasional Aceh dibentuk oleh mantan anggota Gerakan Aceh Merdeka (GAM).

Pemilihan Umum Presiden 9 Juli 2014 diikuti dua pasangan capres dan cawapres, yakni Prabowo Subianto-Hatta Rajasa, dan Joko Widodo-Jusuf Kalla.