Notification

×

IBI Darmajaya Lampung Kembali Dampingi Korea IT Volunteer

28 June 2014 | 16:35 WIB Last Updated 2014-06-28T09:35:36Z

LAMPUNG -
Institut Informatika dan Bisnis (IBI) Darmajaya Lampung kembali mendapatkan kepercayaan dari Kominfo untuk mendampingi mahasiswa "Korea Information and Technology Volunteer (KIV)" akan berkunjung ke Lampung pada Jumat (4/7/2014) mendatang.

"Ini ketiga kalinya IBI Darmajaya mendapat kepercayaan tersebut, sekaligus menjadi satu-satunya perguruan tinggi di Indonesia yang berkesempatan melakukan pendampingan KIV selama tiga kali berturut-turut," kata Kepala Puslit IBI Darmajaya, Melda Agarina, SKom MTI, mendampingi Rektor Dr Andi Desfiandi SE MA, di Bandarlampung, Sabtu (28/6/2014).

Dalam pelaksanaannya, IBI Darmajaya bekerjasama dengan relawan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) Provinsi Lampung.

Menurut Melda Agarina, KIV merupakan Program International Telecommunication Union (ITU) dan National Information Society Agency (NIA) Korea. Sebanyak sembilan mahasiswa Korea berpartisipasi dalam program tersebut.

"Sembilan mahasiswa itu akan dibagi menjadi tiga kelompok, dengan masing-masing kelompok terdiri dari empat orang. Tahun ini kelompok-kelompok tersebut tersebar di Manado, Lampung, dan Makasar," kata Melda, seperti dilansir iyaa.com.

Dia menambahkan, untuk Pulau Sumatera mereka hanya berkunjung ke Lampung. Selama di Lampung mereka akan didampingi relawan TIK dan IBI Darmajaya. Mereka adalah Changjin Won, Song-I Park, Seojin Lee, dan HyeMin Yu.

Agenda yang mereka lakukan yakni memberikan pelatihan bagi para guru dan siswa dari latar belakang non-IT, serta memperkenalkan pemanfaatan TIK untuk pembelajaran sistem pendidikan.

"Mereka juga akan melakukan penelitian dan berbagi informasi tentang Invil Korea Project. Selain itu membantu masyarakat menciptakan kerangka kerja untuk model pengembangan usaha bagi masyarakat dan pengembangan aplikasi teknologi informasi dan komunikasi atau ICT, mengembangkan IT Application dan website untuk pedesaan dengan aplikasi PC berbasis atau mobile, dan pertukaran budaya dan kinerja," kata dia pula.

Sedangkan Ketua Pengurus Wilayah Relawan TIK Provinsi Lampung yang juga dosen Sistem Informasi IBI Darmajaya, Muhammad Said Hasibuan, MKom mengungkapkan sebagai kampus berbasis IT, IBI Darmajaya dinilai relevan dengan jurusan kuliah mahasiswa yang tergabung dalam KIV tersebut.

Hal inilah yang membuat IBI Darmajaya kembali dipercaya melakukan pendampingan.

"Selama dua bulan mereka akan berasimilasi dengan kebudayaan Indonesia, mengunjungi sekolah-sekolah dan warung internet desa, Pusat Layanan Internet Kecamatan atau PLIK, dan Mobil Pusat Layanan Internet Kecamatan atau MPLIK. Selama dua bulan di sini kami akan mendampingi mereka dengan pusat kegiatan di IBI Darmajaya," kata Said.

Rektor IBI Darmajaya Dr Andi Desfiandi, SE, MA menyambut baik kedatangan KIV ke Lampung khususnya dengan pendampingan dari IBI Darmajaya. `

Dia berharap dengan adanya kegiatan KIV ini dapat meningkatkan kerja sama antara Indonesia dan Korea Selatan dalam bidang pendidikan khususnya perkembangan teknologi informasi dari masing-masing negara.

Selain Program KIV, IBI DArmajaya juga sudah menjalin kerja sama dalam bentuk penyediaan fasilitas laboratorium Information Access Centre (IAC).

"Bersyukur sekali kami mendapatkan kepercayaan pendampingan ini hingga tiga kali berturut-turut. Apalagi IBI Darmajaya menjadi satu-satunya kampus di Indonesia yang mendapatkan kepercayaan ini. Mudah-mudahan momentum ini bisa menjadi ajang pertukaran budaya kedua negara," ujar Andi.