![]() |
| Gubernur Lampung Ridho Ficardo (kanan) saat menyerahkan bantuan senilai Rp100 juta kepada Manajer Adolf Ayatullah di Mess PSBL Lampung, Minggu (15/6/2014). (ist) |
LAMPUNG - Gubernur Lampung Ridho Ficardo langsung merogoh kocek pribadinya senilai Rp100 juta untuk menyelamatkan tim sepakbola PSBL Lampung yang akan berangkat awayday ke Cilegon, Minggu (15/6/2014) di Mess Kesehatan Provinsi Lampung, Pahoman tempat pemusatan latihan skuad Gajah Beringas.
"Manajemen melaporkan membutuhkan biaya Rp107 juta lebih untuk gaji pemain. Saya tidak akan memanjakan PSBL, tapi ini kondisi darurat. Saya harap PSBL berprestasi dan nanti tidak melulu kondisinya darurat," ujar gubernur yang juga mantan petenis nasional itu.
Ridho merespon PSBL sebagai satu-satunya klub yang menjadi wakil Lampung di pentas liga Indonesia.
"Manajemen melaporkan membutuhkan biaya Rp107 juta lebih untuk gaji pemain. Saya tidak akan memanjakan PSBL, tapi ini kondisi darurat. Saya harap PSBL berprestasi dan nanti tidak melulu kondisinya darurat," ujar gubernur yang juga mantan petenis nasional itu.
Ridho merespon PSBL sebagai satu-satunya klub yang menjadi wakil Lampung di pentas liga Indonesia.
"Sepakbola harus diurusi oleh pemerintah, swasta dan masyarakat secara bersama-sama. Sepakbola bisa juga mengharumkan nama Provinsi Lampung," ingat gubernur.
Ridho menyambangi mess pemain didampingi Wakil Bupati Tulangbawang Barat Umar Ahmad, Asprov PSSI Lampung Hartarto Lojaya, Ketua Pengcab PSSI Bandar Lampung Hi Iwan Irawan, legislator Imer Darius dan Yandri Nazir.
Uang senilai Rp100 juta diserahkan langsung oleh Gubernur Ridho kepada Manajer PSBL Adolf Ayatullah, seperti dilansir lampung-news.com.
Di acara yang sama, Asprov Hartarto mengharapkan PSBL dapat berprestasi di Cilegon dan lolos ke 12 besar nasional untuk membuka peluang ke Divisi Utama Liga Indonesia.
"Pak Gubernur mengharapkan PSBL segera mempersiapkan kebutuhan untuk menjadi klub profesional milik seluruh masyarakat di Lampung. Kita harus menyiapkan badan hukum dan infrastruktur yang mendukung prestasi sepakbola Lampung," kata Hartarto.
Ridho menyambangi mess pemain didampingi Wakil Bupati Tulangbawang Barat Umar Ahmad, Asprov PSSI Lampung Hartarto Lojaya, Ketua Pengcab PSSI Bandar Lampung Hi Iwan Irawan, legislator Imer Darius dan Yandri Nazir.
Uang senilai Rp100 juta diserahkan langsung oleh Gubernur Ridho kepada Manajer PSBL Adolf Ayatullah, seperti dilansir lampung-news.com.
Di acara yang sama, Asprov Hartarto mengharapkan PSBL dapat berprestasi di Cilegon dan lolos ke 12 besar nasional untuk membuka peluang ke Divisi Utama Liga Indonesia.
"Pak Gubernur mengharapkan PSBL segera mempersiapkan kebutuhan untuk menjadi klub profesional milik seluruh masyarakat di Lampung. Kita harus menyiapkan badan hukum dan infrastruktur yang mendukung prestasi sepakbola Lampung," kata Hartarto.
