Notification

×

Demokrat Tunjukkan Dukungan Bulat ke Prabowo-Hatta

06 June 2014 | 17:08 WIB Last Updated 2016-01-04T04:47:21Z
Marzuki Alie

JAKARTA - Partai Demokrat menunjukkan dukungan bulat kepada pasangan calon presiden dan calon wakil presiden (capres-cawapres) Prabowo Subianto dan Hatta Rajasa menghadapi Pemilu Presiden 2014.

"Dukungan tersebut terlihat dari pernyataan-pernyataan tokoh utama Partai Demokrat seperti ketua harian, sekretaris jenderal, dan anggota dewan pembina," kata Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat, Marzuki Alie, di Gedung MPR/DPR/DPD RI, Jakarta, Jumat.

Sebelumnya, Ketua Harian Partai Demokrat, Syarief Hasan, di Jakarta, Rabu (4/6), menginstruksikan kader Partai Demkokrat di seluruh Indonesia untuk mensosialisasikan visi misi pasangan capres-cawapres Prabowo-Hatta, karena sejalan dengan visi misi Partai Demokrat dalam membangun negara.

Pada kesempatan tersebut, Syarif Hasan juga menyatakan, dia sudah melaporkan hal tersebut kepada Ketua Umum Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono.

Menurut Marzuki, pernyataan Syarif Hasan tersebut sudah menunjukkan dukungan kuat dari Partai Demokrat kepada pasangan Prabowo-Hatta.

Pernyataan Syarif Hasan tersebut, kata dia, tentu sudah dikonsultasikan dan mendapat persetujuan dari Ketua Umum partai Demokrat.

"Keputusan atau pernyataan dari ketua harian tentu atas persetujuan ketua umum. Tapna persetujuan ketua umum, itu sudah melanggar fatsun politik," katanya, seperti dilansir iyaa.com.

Selain itu, kata dia, Sekretaris Jenderal Partai Demokrat, Edhie Baskoro Yudhoyono, sebagai orang nomor dua di partai juga sudah menegaskan dukungannya kepada pasangan Prabowo-Hatta.

Kemudian, Anggota Dewan Pembina Partai Demokrat, Pramono Edhie Wibowo, yang merupakan representasi keluarga Cikeas, juga mengusulkan agar Partai Demokrat merapat dan mendukung pasangan Prabowo-Hatta.

"Tokoh-tokoh utama di Partai Demokrat sudah menunjukkan dukungan kuat ke pasangan Prabowo-Hatta, sehingga tidak perlu disembunyikan lagi," ujarnya.

Ketua DPR RI ini menambahkan, meskipun Partai Demokrat secara organisasi memberikan dukungan bulat kepada pasangan Prabowo-Hatta, tapi Ketua Umum Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono, dalam kapasitasnya sebagai presiden tetap bersikap netral.

Karena presiden, kata dia, sebagai kepala negara memang harus netral dan berdiri di atas semua kepentingan.

Pemilu Presiden 9 Juli 2014 diikuti dua pasangan capres dan cawapres, Prabowo Subianto-Hatta Rajasa dan Joko Widodo-Jusuf Kalla