LAMPUNGONLINE - Piala Dunia 2014 bukan hanya memikat penggila bola namun juga para penjahat siber. Pesta bola empat tahunan ini selain mengincar netizen juga targetkan pengguna Android lewat aplikasi “berbahaya” yang bertema Piala Dunia 2014.
Setidaknya ada 400 aplikasi Android yang disinyalir “berbahaya” dan kesemuanya itu “berkumpul” di toko aplikasi pihak ketiga. Pakar keamanan memperingatkan jika ratusan aplikasi tersebut tersemat – atau sengaja sengaja disematkan – Malware yang miliki tujuan tertentu, seperti dilansir sidomi.com, Sabtu (14/6/2014).
Satu aplikasi “berbahaya” disebut dengan SMS Stealer mampu memblokir pesan teks (SMS) yang masuk dan kemudian mengirim pesan SMS tanpa diketahui pemilik ponsel ke nomor premium. Aplikasi ini kemudian akan menginstall aplikasi lain sejenis juga tanpa pengetahuan pemilik perangkat Android.
SMS Stealer dan sejumlah aplikasi lain yang dicap “berbahaya” juga miliki kemampuan untuk mencuri kontak pengguna, alamat email, nomor telepon, dan data penting lainnya di semua perangkat yang telah terinfeksi.
Menurut Trend Micro Security, menjelang perhelatan Piala Dunia 2014, SMS Stealer adalah aplikasi paling merepotkan yang pernah mereka jumpai. Sebab, aplikasi “jahat” ini tidak hanya miliki tujuan jangka pendek – mengirim SMS premium – namun juga jangka panjang. SMS Stealer akan “menjelajah” perangkat Android yang dijangkit untuk tujuan lain.
Disarankan ke pengguna untuk tidak tergiur dengan aplikasi yang tawarkan iming-iming konten Piala Dunia 2014 dari sumber yang tak jelas. Untuk keamanan dan kenyamanan dalam menikmati aplikasi Android, selalu unduh dan install aplikasi hanya dari lokasi resmi yakni Google Play.
