Notification

×

2014, Pemkot Bandar Lampung Tetap Berlakukan Program Biling

07 June 2014 | 09:52 WIB Last Updated 2014-06-07T02:52:46Z
Herman HN

BANDAR LAMPUNG - Pada tahun ajaran baru tahun 2014-2015 ini, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung tetap akan memberlakukan program Bina Lingkungan (Biling). Tujuannya agar siswa yang berasal dari keluarga tidak mampu tetap bisa sekolah secara gratis. 

Kuota program bina lingkungan ditetapkan sebesar 50-60 persen untuk siswa tidak mampu. Namun, apabila siswa yang kurang mampu melebihi kuota yang ditetapkan, maka tetap bisa diterima di sekolah lain yang kuotanya masih tersisa. 

"Tidak ada batas-batasnya, (siswa) yang daftar, masuk semua, sehingga anak-anak kurang mampu ini bisa sekolah," jelas Wali Kota Bandar Lampung, Herman HN, usai pertemuan dengan sejumlah kepala sekolah di GSG SMAN 2 Bandar Lampung, Jumat (6/6/2104).

Menurut wali kota, tidak adanya pembatasan ini memberikan kesempatan kepada anak dari keluarga kurang mampu untuk bersekolah dan masuk ke program bina lingkungan. Caranya, apabila ada calon siswa bina lingkungan yang mendaftar di salah satu sekolah yang sudah melebihi kuota, maka calon siswa itu bisa masuk ke sekolah lain yang kuotanya masih tersisa.

"Makanya, daftar saja dulu. Nanti kita akan masukkan semua siswa kurang mampu yang daftar itu," saran Herman HN.

Dalam pertemuan yang berlangsung tertutup tersebut, Herman meminta kepala sekolah di Bandar Lampung meningkatkan mutu pembelajaran di sekolahnya masing-masing.

"Selain silaturahmi, pertemuan tadi dimaksudkan untuk membuat komitmen bersama kepala sekolah, agar sistem pembelajaran di sekolahnya lebih baik lagi. Apalagi sebentar lagi memasuki tahun ajaran baru," terang wali kota.

Sebelumnya, Kepala Dinas Pendidikan Bandar Lampung, Sukarma Wijaya menyatakan, pendaftaran siswa yang menggunakan program bina lingkungan akan dibuka pada 20 Juni 2014 mendatang. (kt)