Notification

×

Tiga Tentara Gadungan Dibekuk di Lapas Lampung

14 May 2014 | 21:02 WIB Last Updated 2014-05-15T01:56:21Z
ilustrasi

LAMPUNG - Tiga anggota TNI gadungan berhasil dibekuk petugas Lapas Klas I A Rajabasa, Bandar Lampung, saat tengah membesuk salah seorang temannya di dalam Lapas tersebut, Rabu (14/5/2014) siang. Penangkapan ketiga prajurit gadungan ini sempat menarik perhatian penghuni Lapas setempat.

Aksi penangkapan TNI gadungan ini berawal dari kecurigaan petugas Lapas saat melihat ketiga pelaku yang mengenakan seragam dan atribut anggota TNI AD. 

Namun anehnya saat dimintai identitas lengkapnya, tiga anggota TNI gadungan ini justru berkelit. Anggota TNI palsu itu, akhirnya tidak bisa menunjukkan identitas resmi sebagai anggota TNI, seperti dilansir merdeka.com.

Melihat gelagat mencurigakan tersebut, petugas Lapas lalu melaporkan hal ini kepada Markas TNI AD terdekat. Peristiwa penangkapan tiga pelaku ini juga dibenarkan oleh seorang petugas jaga di Lapas Klas I A Bandar Lampung yang enggan disebutkan namanya.

"Iya tadi memang ada orang yang ditangkap saat memakai seragam TNI. Jumlahnya ada tiga orang," ungkap dia.

Detasemen Polisi Militer Angkatan Darat Lampung, mengamankan tiga orang anggota TNI AD gadungan di dalam Lembaga Pemasyarakatan Klas I A Bandar Lampung (Lapas Rajabasa).

Ketiga TNI gadungan ini, diamankan saat menemui terpidana mati narkoba Kim Ping.

Ketiga orang TNI abal-abal ini ialah, Asep (37), warga Tanah Abang, Jakarta Pusat; Rudiyanto (34), warga Sungai Bambu, Tanjung Priok; dan Irpan (35), warga Jalan Asrama Cilincing, Jakarta Utara.

Selain tiga orang ini, Denpom juga mengamankan satu orang sipil bernama Dedi Ratno Setiawan.

Komandan Denpom Angkatan Darat Lampung Letnan Kolonel CPM Didin Sofyannadin mengatakan, empat orang itu diamankan di Lapas Rajabasa.

"Mereka ke Lapas ingin menemui terpidana mati kasus narkoba Kim Ping," tutur Didin kepada wartawan.