![]() |
| Solihin |
BANDAR LAMPUNG - Diduga karena soal jalur kendaraan, Ikhwanul Hakim (20), adik ipar dari komisioner KPU Lampung Solihin ditusuk dengan pisau di depan gerbang kampus Universitas Lampung, Minggu (11/5/2014), malam sekitar pukul 22.00 Wib.
Kondisinya kini sedang dirawat setelah visum untuk menjalani operasi di Rumah Sakit Advent, Bandar Lampung.
"Adik saya itu mulanya mengendarai motor keluar dari Unila, tetapi waktu di depan gerbang Unila ia disalip oleh sepeda motor dengan berboncengan tiga. Semalam dia sendirian naik motor. Mungkin karena adik saya posisi di kanan, jadi mereka susah menyalip, sehingga terjadi adu mulut dan perkelahian," ujarnya di kantor KPU Lampung, Senin (12/5/2014).
Dikeroyok tiga orang, mahasiswa semester dua Darmajaya ini, mampu melawan. Namun, di tengah perkelahian salah seorang pelaku menusuk menggunakan badik dari belakang sampai empat tusukan.
"Adik saya itu mulanya mengendarai motor keluar dari Unila, tetapi waktu di depan gerbang Unila ia disalip oleh sepeda motor dengan berboncengan tiga. Semalam dia sendirian naik motor. Mungkin karena adik saya posisi di kanan, jadi mereka susah menyalip, sehingga terjadi adu mulut dan perkelahian," ujarnya di kantor KPU Lampung, Senin (12/5/2014).
Dikeroyok tiga orang, mahasiswa semester dua Darmajaya ini, mampu melawan. Namun, di tengah perkelahian salah seorang pelaku menusuk menggunakan badik dari belakang sampai empat tusukan.
"Jarinya juga sempat terluka, karena menangkis pisau, saat ini sedang dilakukan operasi di rumah sakit Advent, dan dilakukan visum.Kami dari pihak keluarga sudah melapor ke Polsek Kedaton. Ada enam orang informasinya sudah diamankan," jelasnya, seperti dilansir tribunlampung.co.id.
Sholihin menyayangkan lokasi kejadian yang berada di kampus Unila tidak menjadi perhatian dari pihak kemananan kampus.
Sholihin menyayangkan lokasi kejadian yang berada di kampus Unila tidak menjadi perhatian dari pihak kemananan kampus.
"Lokasi kejadiannya di depan bakso Mas Yon, masih di kampus Unila, di sana disinyalir banyak orang nongkrong diduga minum-minum, mereka juga ikut melakukan pengeroyokan. Menurut pengakuan adik saya ada sekitar 15 orang yang mengejar dia, ya orang-orang mabuk di sana," pungkasnya.
