JAKARTA - Petugas Badan Narkotika Nasional (BNN) mengklarifikasi kabar artis yang ditangkap pihak Badan Narkotika Provinsi (BNP) DKI Jakarta.
Kepala Humas BNN Kombes Sumirat, menjelaskan jika artis yang tertangkap berinisial YR, bukanlah YL seperti yang dikabarkan sebelumnya.
"Belum ada laporan. Kabarnya YR bukan YL," kata Sumirat saat berbincang, Senin (12/5/2014). Lebih lanjut, Sumirat menjelaskan jika pihak BNP DKI akan menjelaskan terkait penangkapan tersebut.
"Nanti dikabarin lagi, soalnya mereka (BNP DKI) kan sedang rapat," tutupnya.
Saat mengamankan artis berinisial YR, Badan Narkotika Provinsi (BNP) DKI Jakarta telah melakukan tes penggunaan narkotika. Dari tujuh parameter yang digunakan, YR positif mengonsumi barang haram tersebut.
"Kita pakai tujuh parameter. Alat itu dalam tempo 5 menit sudah bisa terdeteksi. Dan terbukti terduga dikonsumsi akan terlihat. Disitu sudah jelas," kata Kepala Bidang Pencegahan BNP DKI, Sapari, saat menggelar jumpa pers, Kuningan, Jakarta Selatan.
Namun saat ditanya lebih dalam jenis narkoba yang dikonsumsi YR saat dijaring di klub malam pada Minggu, 11 Mei, dini hari, Sapari, enggan menjelaskan lebih detail.
"Kita tunggu besoklah. Ini kan masih didalami," tegasnya.
Diketahui, YR bersama 12 orang lainnya, diamankan oleh BNP DKI Jakarta saat menggelar operasi preventif di dua klub malam di kawasan Kemang, Jakarta Selatan. YR, menurut pengakuan Sapari, adalah seorang public figure yang namanya telah terkenal.
Namun, Humas BNN Pusat, Sumirat, enggan menjelaskan lebih detail identitas YR. Apakah Yulia Rachman mangtan istri mentalis Demian?
"Kita mengedepankan azas praduga tak bersalah. Inisial YR, seorang wanita dewasa. Di KTP berprofesi sebagai wirausaha. Namun dalam pengakuannya, ya dia sebagai publik figur," ungkap Sumirat, saat menggelar jumpa pers, Kuningan, Jakarta Selatan.
Hingga menggelar jumpa pers, BNN belum bisa memastikan status YR. Pasalnya, masih dalam proses penyidikan. BNN akan melakukan pendalaman 3X24 jam untuk bisa menyampaikan status YR.
"Dalam penyidikan memiliki waktu 3X24 jam, jika dirasa kurang bisa ditambahkan lagi. Hal itu dilakukan untuk meyakinkan apakah ketiga belas orang itu sebagai pengonsumi, ataukah ikut terlibat dalam sindikasi pengedaran narkotika," tandasnya, seperti dilansir okezone.com.
Kronologi Penangkapan
Kronologi Penangkapan
Artis berinisial YR -sebelumnya diberitakan YL- ditangkap karena diduga mengonsumi narkoba. Ia ditangkap saat berada di sebuah klub malam di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, Minggu 11 Mei 2014, dini hari.
"Terkait kegiatan pada tanggal 11 Mei 2014, dini hari. Kita (BNN) bekerja sama dengan jajaran terkait, TNI, Polri, Imigrasi. Kegiatan minggu dini hari kemarin kita lakukan langkah preventif kepada dua hiburan malam," ungkap Kepala Bidang Pencegahan BNP DKI, Sapari.
Dari penangkapan itu, BNP DKI Jakarta mengamankan 13 orang yang diduga mengkonsumi narkoba, salah satunya artis berinisial YR.
"Terkait kegiatan pada tanggal 11 Mei 2014, dini hari. Kita (BNN) bekerja sama dengan jajaran terkait, TNI, Polri, Imigrasi. Kegiatan minggu dini hari kemarin kita lakukan langkah preventif kepada dua hiburan malam," ungkap Kepala Bidang Pencegahan BNP DKI, Sapari.
Dari penangkapan itu, BNP DKI Jakarta mengamankan 13 orang yang diduga mengkonsumi narkoba, salah satunya artis berinisial YR.
"Kita lakukan secara acak atau random, di dua tempat ada hampir 120 sample. Dari jumlah itu yang terindikasi dan terduga (menggunakan) narkotika ada 13 orang termasuk YR," lanjut Sapari.
Hingga saat ini, BNP DKI akan bekerja sama dengaan BNN Pusat untuk melakukan proses pemeriksaan lebih lanjut selama 3x24 jam, apakah 13 orang tersebut memang positif menggunakan narkoba atau tidak. Jika memang terbukti, YR akan di rehabilitasi.
"Ini masih didalami yang diduga mengonsumi narkoba akan lanjut proses ke Pusat BNN, akan di tes urinenya. Tes cepat dimana akan mengetahui seseorang, apakah positif atau tidak," tutupnya.
Hingga saat ini, BNP DKI akan bekerja sama dengaan BNN Pusat untuk melakukan proses pemeriksaan lebih lanjut selama 3x24 jam, apakah 13 orang tersebut memang positif menggunakan narkoba atau tidak. Jika memang terbukti, YR akan di rehabilitasi.
"Ini masih didalami yang diduga mengonsumi narkoba akan lanjut proses ke Pusat BNN, akan di tes urinenya. Tes cepat dimana akan mengetahui seseorang, apakah positif atau tidak," tutupnya.
