Notification

×

Ratusan Guru Berharap Dana Sertifikasi yang Tertunda

07 March 2014 | 11:00 WIB Last Updated 2014-03-07T04:00:33Z

SUMATERA UTARA - Ratusan guru SD, SMP, SMA, dan SMK di Kabupaten Langkat Sumatera Utara, berharap, dana sertifikasi yang tertunda pembayarannya selama tiga bulan dapat segera dicairkan dari tahun 2011 dan tahun 2012.

"Kami berharap agar dana sertifikasi yang tertunda pembayarannya selama tiga bulan segera dicairkan," kata Ketua Forum Komunikasi Guru Bersatu Indonesia Kabupaten Langkat Syarifuddin di Stabat, Jumat (7/3/2014).

Syarifuddin menjelaskan bahwa sudah cukup lama dana sertifikasi yang tiga bulan itu mereka nantikan untuk dapat diterima, namun hingga sekarang ini dana tersebut belum juga cair.

Total keseluruhan dana sertifikasi yang tiga bulan tersebut sekitar Rp 9 miliar, yaitu penundaan pembayaran satu bulan di tahun 2011, dan penundaan pembayaran tahun 2012 untuk dua bulan, katanya.

Ketua forum guru bersatu ini juga sudah mendatangi dan meminta kejelasan kepada Dinas Pendidikan dan Pengajaran Kabupaten Langkat, namun didapat jawaban soal sertifikasi yang tertunda ini menunggu jawaban dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

"Itu nanti yang menjadi dasar untuk pembayaran dana sertifikasi yang tertunda itu," katanya menjelaskan apa yang disampaikan Dinas Pendidikan dan Pengajaran Langkat, seperti dilansir iyaa.com.

Itu juga menyangkut dengan permendiknas tahun 2014, dimana untuk pensiunan guru yang terlanjur memperoleh dana sertifikasi harus dikembalikan, termasuk juga yang sudah meninggal harus dikembalikan.

Sementara untuk guru yang aktif akan menerima pembayaran kekurangan dana sertifikasi, jadi kita masih menunggu, pencairannya hingga keluarnya surat permendiknas nantinya.

Namun demikian ratusan guru sertifikasi yang ada di Langkat ini sangat berharap kepada pemerintah segera dapat mencairkan kekurangan dana sertifikasi yang diterima para guru-guru ini.

"Rasanya kami membutuhkan dana tersebut, buat keluarga maupun para anak-anak yang akan melanjutkan pendidikan nantinya, dengan dana yang cukup besar itu," katanya.