LAMPUNG - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika menyampaikan prediksi kondisi cuaca buruk di sejumlah perairan disertai badai guntur.
Hal itu diprediksi terjadi di Sumatera dan Jawa, serta adanya peluang pertumbuhan awan dan hujan disertai badai guntur di perairan barat Sumatera dan Kepulauan Mentawai.
Menurut BMKG, seperti disampaikan Ilham Syarief Putra, prakirawan Stasiun Meteorologi Maritim Klas IV Lampung, di Bandar Lampung, Minggu (30/3/2014), peringatan cuaca buruk berupa gelombang laut dengan tinggi 1,5 meter sampai 2,0 meter berpeluang dapat terjadi di Laut Sulu bagian barat, perairan Kepulauan Mentawai dan Samudra Hindia selatan Jawa Timur.
Keadaan cuaca dari Citra Satelit terlihat adanya daerah tekanan rendah 1010 HPA di Samudra Pasifik Timur Laut Kepulauan Solomon bergerak lambat ke arah barat.
Angin di atas wilayah perairan Indonesia, umumnya bertiup dari timur laut sampai selatan, dengan kecepatan angin berkisar antara 3 - 20 knot.
"Kondisi tersebut memberi peluang pertumbuhan awan dan hujan disertai badai guntur dapat terjadi di Samudra Hindia bagian barat Sumatra dan Samudra Hindia barat Kepulauan Mentawai," kata Ilham, seperti dilansir iyaa.com.
Dia merincikan pula prakiraan cuaca dan gelombang laut yang berlaku 24 jam dari 30 Maret pukul 07.00 WIB sampai dengan 31 Maret 2014 pukul 07.00 WIB.
Kondisi cuaca di Selat Sunda bagian utara (Merak-Bakauheni), arah angin timur-selatan dengan kecepatan 5-10 knot, berawan, tinggi gelombang antara 0,5-0,75 meter, dan prakiraan tinggi gelombang maksimum 0,75-1,5 meter.
Cuaca di Selat Sunda bagian selatan, arah angin timur-selatan dengan kecepatan 5--10 knot, berawan, tinggi gelombang 0,5-0,75 meter, dan prakiraan tinggi gelombang maksimum 0,75-1,5 meter.
Perairan Pantai Timur Lampung, arah angin timur-tenggara dengan kecepatan 5-10 knot, hujan, tinggi gelombang antara 0,5-0,75 meter, dan prakiraan tinggi gelombang maksimum 0,75-1,5 meter.
Pada perairan Pantai Barat Lampung, arah angin timur-selatan dengan kecepatan 5-15 knot, berawan, tinggi gelombang 0,75-1,25 meter, dan prakiraan tinggi gelombang maksimum 1,25--2,0 meter.
Kondisi cuaca di Samudra Hindia barat Lampung, arah angin timur-tenggara dengan kecepatan 5-15 knot, hujan, tinggi gelombang 0,75-1,25 meter, dan prakiraan tinggi gelombang maksimum 1,25-2,0 meter.
Sedangkan kondisi pasang surut air laut di Pelabuhan Panjang Bandarlampung dan sekitarnya, minimum 0,3 meter terjadi pada pukul 01.00-02.00 WIB, dan maksimum 1,3 meter terjadi pada pukul 07.00-08.00 dan 19.00-20.00 WIB.
Pasang surut air luat di Pelabuhan Bakauheni Lampung Selatan dan sekitarnya minimum 0,2 meter terjadi pada pukul 14.00 WIB, dan maksimum 1,0 meter terjadi pada pukul 20.00 WIB.
Hal itu diprediksi terjadi di Sumatera dan Jawa, serta adanya peluang pertumbuhan awan dan hujan disertai badai guntur di perairan barat Sumatera dan Kepulauan Mentawai.
Menurut BMKG, seperti disampaikan Ilham Syarief Putra, prakirawan Stasiun Meteorologi Maritim Klas IV Lampung, di Bandar Lampung, Minggu (30/3/2014), peringatan cuaca buruk berupa gelombang laut dengan tinggi 1,5 meter sampai 2,0 meter berpeluang dapat terjadi di Laut Sulu bagian barat, perairan Kepulauan Mentawai dan Samudra Hindia selatan Jawa Timur.
Keadaan cuaca dari Citra Satelit terlihat adanya daerah tekanan rendah 1010 HPA di Samudra Pasifik Timur Laut Kepulauan Solomon bergerak lambat ke arah barat.
Angin di atas wilayah perairan Indonesia, umumnya bertiup dari timur laut sampai selatan, dengan kecepatan angin berkisar antara 3 - 20 knot.
"Kondisi tersebut memberi peluang pertumbuhan awan dan hujan disertai badai guntur dapat terjadi di Samudra Hindia bagian barat Sumatra dan Samudra Hindia barat Kepulauan Mentawai," kata Ilham, seperti dilansir iyaa.com.
Dia merincikan pula prakiraan cuaca dan gelombang laut yang berlaku 24 jam dari 30 Maret pukul 07.00 WIB sampai dengan 31 Maret 2014 pukul 07.00 WIB.
Kondisi cuaca di Selat Sunda bagian utara (Merak-Bakauheni), arah angin timur-selatan dengan kecepatan 5-10 knot, berawan, tinggi gelombang antara 0,5-0,75 meter, dan prakiraan tinggi gelombang maksimum 0,75-1,5 meter.
Cuaca di Selat Sunda bagian selatan, arah angin timur-selatan dengan kecepatan 5--10 knot, berawan, tinggi gelombang 0,5-0,75 meter, dan prakiraan tinggi gelombang maksimum 0,75-1,5 meter.
Perairan Pantai Timur Lampung, arah angin timur-tenggara dengan kecepatan 5-10 knot, hujan, tinggi gelombang antara 0,5-0,75 meter, dan prakiraan tinggi gelombang maksimum 0,75-1,5 meter.
Pada perairan Pantai Barat Lampung, arah angin timur-selatan dengan kecepatan 5-15 knot, berawan, tinggi gelombang 0,75-1,25 meter, dan prakiraan tinggi gelombang maksimum 1,25--2,0 meter.
Kondisi cuaca di Samudra Hindia barat Lampung, arah angin timur-tenggara dengan kecepatan 5-15 knot, hujan, tinggi gelombang 0,75-1,25 meter, dan prakiraan tinggi gelombang maksimum 1,25-2,0 meter.
Sedangkan kondisi pasang surut air laut di Pelabuhan Panjang Bandarlampung dan sekitarnya, minimum 0,3 meter terjadi pada pukul 01.00-02.00 WIB, dan maksimum 1,3 meter terjadi pada pukul 07.00-08.00 dan 19.00-20.00 WIB.
Pasang surut air luat di Pelabuhan Bakauheni Lampung Selatan dan sekitarnya minimum 0,2 meter terjadi pada pukul 14.00 WIB, dan maksimum 1,0 meter terjadi pada pukul 20.00 WIB.
