JAKARTA - Menteri Pertahanan Republik Indonesia Purnomo Yusgiantoro dan Menhan Kerajaan Belanda Jeanine Hennis Plasschaert menandatangani nota kesepahaman (MoU) tentang kerja sama bidang pertahanan, di Den Haag, Belanda.
Menteri Pertahanan Purnomo Yusgiantoro dalam keterangan tertulisnya yang diterima di Jakarta, Kamis (6/2/2014) mengatakan, penandatanganan MoU pada Selasa (4/2/2014) tersebut menjadi tonggak sejarah penting bagi hubungan RI-Kerajaan Belanda, khususnya di bidang pertahanan.
"Kedua negara sepakat untuk memperkuat hubungan persahabatan dan kerja sama teknis yang telah terjalin sejak lama berdasarkan penghormatan penuh terhadap kedaulatan dan keutuhan wilayah, prinsip-prinsip kesetaraan, tidak mencampuri urusan dalam negeri dan saling menguntungkan," kata Menhan, seperti dilansir iyaa.com.
Dalam kerja sama itu mencakup dialog strategis mengenai isu keamanan regional dan internasional, pertukaran kunjungan pejabat pertahanan kedua negara, baik pejabat militer maupun sipil, kerja sama materiil pertahanan meliputi kerja sama produksi, pemeliharaan dan dukungan logistik, pertukaran dan alih teknologi dan informasi, pelatihan teknis personil dan kerja sama industri pertahanan.
Selain itu, pertukaran informasi dan pengalaman dalam hukum militer dan sejarah militer, penanggulangan bencana, ilmu pengetahuan dan teknologi, intelijen militer dan keamanan maritime dan memperkuat hubungan antarangkatan bersenjata kedua negara di bidang pendidikan dan pelatihan, kunjungan kapal, logistik dan operasi pemeliharaan perdamaian serta, kerja sama pengembangan sumber daya manusia pertahanan kedua negara melalui pendidikan dan pelatihan.
Di bidang pendidikan militer, Belanda juga menawarkan pendidikan bagi para taruna AAL untuk menyelesaikan pendidikan penuh di Akademi Pertahanan Negeri Belanda.
Sedangkan di bidang hukum, melalui Universitas Leiden, pihak Belanda juga membuka tawaran bagi para personel pertahanan RI untuk mengikuti pendidikan pasca-sarjana (S2).
Selain penandatanganan MoU, Menhan RI dan Menhan Belanda juga melakukan pertemuan bilateral bertukar pandangan mengenai situasi keamanan regional dan internasional serta membahas perkembangan proyek pengadaan kapal frigat TNI AL.
Menhan RI Purnomo Yusgiantoro juga berkesempatan meninjau galangan Damen Schelde Naval Shipbuilding (DSNS) di Vlissingen, kunjungan ke Akademi Pertahanan Belanda (NLDA) di Breda, Universitas Leiden di Leiden dan TNO (Nederlandse Organisatie voor Toegepast NatuurwetenschappelijjOnderzoek - Dutch Organization for Applied Scientific Research) di Den Haag.
