![]() |
| ilustrasi |
LAMPUNG TIMUR - Menantang duel tetangga, seorang jagoan yang sudah uzur alias jagoan tua, tewas dengan luka bacokan, setelah sempat memutuskan lengan lawannya itu.
Damiri (60) warga Dusun Dua, Desa Bojong, Kecamatan Sekampung Udik, Kabupaten Lampung Timur, tewas dengan tubuh penuh luka bacokan pada Jumat (7/2/2014) pagi Sebelumnya, sang jagoan mendatangi tetangganya Anom (60) lalu menantangnya berkelahi menggunakan parang.
Warga yang menyaksikan ketakutan setelah melihat tangan kiri Anom putus terkena sabetan golok Damiri. Namun tanpa disangka Anom dengan sisa tangan satu yang dimiliki, malah balik melakukan sabetan setelah melihat kesempatan membacok leher lawannya. Akibatnya, sang jagoan tak ayal tersungkur tewas di tempat dengan penuh luka bacokan.
Menurut Hasanudin, tokoh masyarakat Desa Bojong, perkelahian antar tetangga itu bermula dari Damiri berteriak-teriak di depan rumah Anom menantang Anom sekitar pukul 07. 00 WIB.pagi. Anom pun keluar dari rumah membawa golok.
Damiri (60) warga Dusun Dua, Desa Bojong, Kecamatan Sekampung Udik, Kabupaten Lampung Timur, tewas dengan tubuh penuh luka bacokan pada Jumat (7/2/2014) pagi Sebelumnya, sang jagoan mendatangi tetangganya Anom (60) lalu menantangnya berkelahi menggunakan parang.
Warga yang menyaksikan ketakutan setelah melihat tangan kiri Anom putus terkena sabetan golok Damiri. Namun tanpa disangka Anom dengan sisa tangan satu yang dimiliki, malah balik melakukan sabetan setelah melihat kesempatan membacok leher lawannya. Akibatnya, sang jagoan tak ayal tersungkur tewas di tempat dengan penuh luka bacokan.
Menurut Hasanudin, tokoh masyarakat Desa Bojong, perkelahian antar tetangga itu bermula dari Damiri berteriak-teriak di depan rumah Anom menantang Anom sekitar pukul 07. 00 WIB.pagi. Anom pun keluar dari rumah membawa golok.
“Warga tidak berani melerai karena Damiri di desa itu dikenal sebagai jagoan dan cenderung pemarah. Warga hanya bisa menonton saat mereka semua jatuh dengan badan penuh bacokan,” kata Hasanudin, seperti dilansir poskotanews.com
Kasat Reskrim Polres Lampung Timur, Iptu Zaldi Kurniawan mengatakan korban perkelahian antar tetangga itu mengakibatkan satu tewas dan satu lainnya luka parah dengan tangan kanan putus dan kini menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah Abdul Moeloek, Bandar Lampung.
“Saat ini kami masih memeriksa saksi-saksi untuk mengungkap motif perkelahian maut tersebut,” ujar Kasat Reskrim.
Kasat Reskrim Polres Lampung Timur, Iptu Zaldi Kurniawan mengatakan korban perkelahian antar tetangga itu mengakibatkan satu tewas dan satu lainnya luka parah dengan tangan kanan putus dan kini menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah Abdul Moeloek, Bandar Lampung.
“Saat ini kami masih memeriksa saksi-saksi untuk mengungkap motif perkelahian maut tersebut,” ujar Kasat Reskrim.
