Notification

×

Bawaslu: Pengawas Pemilu Lampung Baru 7 Ribu Orang

15 February 2014 | 19:58 WIB Last Updated 2014-02-15T13:26:53Z
Fatikhatul Khoiriah

LAMPUNG - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Lampung menyatakan, jumlah relawan pengawas pemilu di daerah tersebut hingga sekarang baru mencapai tujuh ribu orang atau masih jauh dari target.

"Ditargetkan jumlah relawan sebanyak 32 ribu orang. Masih tersisa sekitar satu bulanan untuk memaksimalkan jumlah relawan," kata anggota Bawaslu Lampung Fatikhatul Khoiriah, Sabtu (15/2/2014). Ia menyebutkan, relawan pengawas pemilu legislatif itu diambil dari kampus, dan organisasi massa yang ada di Lampung.

Keberadaan relawan pengawas pemilu sangat vital karena posisi mereka membantu Bawaslu dalam melakukan pengawasan terhadap jalannya Pemilihan Legislatif (Pileg) pada 9 April 2014 mendatang.

Bawaslu hanya memiliki 8.520 pengawas yang disebar hingga ke seluruh pelosok Tempat Pemungutan Suara (TPS) di Lampung.

Mereka terdiri atas 3 pengawas di tingkat provinsi, 42 orang kabupaten/kota, 675 di kecamatan, dan 7.800 pengawas lapangan. Jumlah tersebut sangat kecil dibandingkan jumlah TPS yang harus diawasi, yang mencapai 16.491 titik.

Terkait hal tersebut, Bawaslu Lampung melakukan penandatanganan nota kesepahaman dengan tiga perguruan tinggi yaitu Universitas Bandarlampung, Universitas Lampung, Institut Agama Islam Negeri Raden Intan, dan dua ormas agama NU dan Muhammadiyah.

"Kami fokus pada pemilih pemula yang baru pertama kali memilih untuk menjadi relawan," kata Fatikhatul, seperti dilansir iyaa.com.

Para relawan yang terdaftar akan diverifikasi oleh Bawaslu, dan yang lolos verifikasi akan mendapatkan pelatihan khusus tentang pengawasan pemilu.

Mereka nantinya akan bekerja melakukan pengawasan di daerahnya masing-masing di bawah koordinasi Petugas Pengawas Lapangan setempat.