JAKARTA - Pelaku pencurian sepeda motor (ranmor) tewas ditembak temannya sendiri, ketika mencoba mengambil sepeda motor di Jalan Masjid Al Ikhlas, Kranji Bekasi Barat, Bekasi, Jawa Barat, dini hari tadi.
Menurut Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Rikwanto, pelaku yang tewas diketahui bernama Ismu (22) asal Lampung Timur (Lamtim).
"Pelaku yang meninggal dunia bernama Ismu, asal Lampung Timur. Dia tertembak pada bagian kepala oleh rekannya sendiri," ujar Rikwanto kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, seperti dilansir okezone.com, Rabu (8/1/2014).
Rikwanto pun menuturkan kronologis kejadian tersebut, bermula tiga orang pelaku ranmor mencoba mengambil sepeda motor milik warga yang sedang terparkir.
Tiba-tiba dipergoki oleh pemilik kendaraan, kemudian diteriaki maling, dan mencoba melarikan diri, pelaku yang sudah menunggu diatas motor mencoba menembak pemilik motor, namun nahas pelurunya tersebut terkena Ismu. Rekan-rekannya pun langsung melarikan diri.
"Barang bukti yang diamankan, satu buah senpi rakitan denga dua butir peluru, dan satu selongsong peluru. Selain itu, satu gagang kunci T, dan lima mata kunci T," tuturnya.
Kata dia, polisi akan menghubungi pihak keluarga pelaku untuk mengurus jenazah pria asal Lampung itu. "Untuk dikembangkan mengungkap dua orang pelaku yang lain berdasarkan keterangan keluarga pelaku yang tertembak," pungkasnya.
Menurut Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Rikwanto, pelaku yang tewas diketahui bernama Ismu (22) asal Lampung Timur (Lamtim).
"Pelaku yang meninggal dunia bernama Ismu, asal Lampung Timur. Dia tertembak pada bagian kepala oleh rekannya sendiri," ujar Rikwanto kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, seperti dilansir okezone.com, Rabu (8/1/2014).
Rikwanto pun menuturkan kronologis kejadian tersebut, bermula tiga orang pelaku ranmor mencoba mengambil sepeda motor milik warga yang sedang terparkir.
Tiba-tiba dipergoki oleh pemilik kendaraan, kemudian diteriaki maling, dan mencoba melarikan diri, pelaku yang sudah menunggu diatas motor mencoba menembak pemilik motor, namun nahas pelurunya tersebut terkena Ismu. Rekan-rekannya pun langsung melarikan diri.
"Barang bukti yang diamankan, satu buah senpi rakitan denga dua butir peluru, dan satu selongsong peluru. Selain itu, satu gagang kunci T, dan lima mata kunci T," tuturnya.
Kata dia, polisi akan menghubungi pihak keluarga pelaku untuk mengurus jenazah pria asal Lampung itu. "Untuk dikembangkan mengungkap dua orang pelaku yang lain berdasarkan keterangan keluarga pelaku yang tertembak," pungkasnya.
