Notification

×

Liwa Mati Lampu 20 Jam, Warga Mengeluh

12 January 2014 | 08:56 WIB Last Updated 2016-07-31T11:38:45Z

LAMPUNG BARAT - Setelah mengalami byar pet hingga berkali-kali Jumat (10/1/2014), listrik di Liwa Kecamatan Balik Bukit, Lampung Barat (Lambar) dan sekitarnya justru padam total sejak Sabtu (11/1/2014) dini hari. Listrik baru menyala sekitar 22.30 Wib setelah manager area Kota Bumi dihubungi.

Seorang warga Kecamatan Balik Bukit mengeluhkan akan pemadaman ini. "Ini lampu (listrik) sudah padam dari dini hari sampai sekarang belum juga menyala hingga setengah sepuluh malam. Sudah 20 jam lebih," tutur Arfiatin kesal.

Warga lainnya di Kelurahan Way Mengaku Sutikno, seperti dilansir tribunnews.com, mengatakan, seharusnya PLN memberikan kejelasan soal alasan pemadaman ini.

"Ya setidaknya ada pemberitahuan yang jelas. Kalau begini masyarakat merugi. Semua aktifitas yang berkaitan dengan listrik tidak bisa dilakukan. Padahal di akhir pekan seperti ini kami banyak menghabiskan waktu di rumah," keluh Sutikno.

Dari pantauan, listrik yang padam ini terjadi hampir di sebagian besar wilayah Lambar. Mulai dari Kecamatan Sumber Jaya, hingga Kenali dan Batu Brak, termasuk Sebarus (Kecamatan Balik Bukit). Namun untuk wilayah-wilayah tersebut sudah menyala sejak pukul 21.00 WIB. Sementara di Kelurahan Way Mengaku dan sekitarnya hingga pukul 22.00 WIB belum juga menyala.

Pada Jumat hingga siang pukul 11.23 WIB, listrik di Liwa dan sekitarnya sudah byarpet  sampai lima kali. Pagi listrik padam dan menyala kembali hingga tiga kali. Kemudian menyala sekitar tiga jam dan kembali padam.

"Itu yang merugikan kami sebagai pelanggan. Karena tegangan tak stabil, jadi kadang merusak alat elektronik. Yang paling riskan bikin lampu bohlam putus," ujar warga Kelurahan Way Mengaku Tusman.

Dia berharap, masalah kekurangan tegangan dan listrik yang kerap byarpet ini bisa segera diatasi. Terlebih konsumen atau pelanggan PLN terus bertambah setiap tahunnya.

"Sering bener mati lampu di Liwa ini. Masalah jaringan lah, kurang tegangan lah," tukasnya.