Notification

×

Lawan Polisi Pakai Arit, Petani Curi Motor Ditembak

07 January 2014 | 21:44 WIB Last Updated 2014-01-07T14:44:00Z

LAMPUNG - Berdalih gagal panen lantaran padinya diserang banjir, seorang petani beralih profesi menjadi pencuri motor. Namun saat akan disergap, ia menyerang polisi pakai arit hingga terpaksa ditembak kakinya di Way Jepara, Lampung Timur, Selasa (7/1/2014) dinihari.

Tersangka Amaludin (30) hanya bisa menahan sakit saat kaki kanannya tertembus peluru. Ia pun langsung digelandang ke kantor polisi untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Kapolsek Way Jepara, Iptu Yogi Prawira, seperti dilansir poskotanews.com, menyatakan, tersangka adalah DPO kasus pencurian sepeda motor jenis Honda Revo nopol BE-5695-PV, milik Nursuhud, warga Desa Labuhanratu I pada 24 Desember 2013 lalu.

Dalam aksinya, pelaku masuk ke dalam ke rumah saat pemilik tidur lelap. Ia kemudian merusak kunci stang dan membawa kabur motor tersebut.  

“Saya terpaksa mencuri motor karena butuh uang untuk biaya hidup sehari-hari anak dan istri. Padi tidak jadi panen karena kena banjir,” kata tersangka.