Notification

×

Kuliah Umum Pramono Edhie Didemo BEM Unila

18 January 2014 | 17:57 WIB Last Updated 2016-07-31T11:59:48Z
Pramono Edhie Wibowo

BANDAR LAMPUNG - Kuliah umum Anggota Dewan Pembina Partai Demokrat Pramono Edhie Wibowo di Gedung Serba Guna (GSG) Universitas Lampung, Sabtu (18/1/2014), diwarnai aksi demonstrasi mahasiswa setempat.

Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Lampung (Unila) menggelar aksinya di depan GSG Unila Bandar Lampung.

Dalam tuntutannya, BEM Unila menolak kampus dijadikan ajang politik praktis yang dibingkai dengan seminar menghadirkan sejumlah elit politik yang akan bertarung dalam Pemilihan Umum Legislatif maupun Presiden.

Selain itu, mereka juga menolak atribut partai masuk kampus sehingga merusak citra kampus yang independen.

Mahasiswa dengan mengenakan jaket almamaternya dalam aksinya tersebut secara bergiliran menyampaikan orasi-orasi berisi penolakan kampus dijadikan ajang politik praktis.

Spanduk bertuliskan "Kampus kami bebas dari partai politik, jangan jual kampus kami," juga mewarnai aksi para pendemo.

Menteri Kesejahteraan Masyarakat BEM-Unila, Julian, mengatakan bahwa kampus tidak boleh disusupi kepentingan politik atau golongan.

"Kedatangan Pak Pramono Edhie ke Unila lebih banyak nuansa politiknya ketimbang memberikan seminar atau kuliah umum karena terdapat elit partai di sana," katanya, seperti dilansir iyaa.com.

Selain itu, menurut dia, pada slide gambar juga terlihat jelas gambar Partai Demokrat sehingga acara tersebut kental nuansa politiknya.

Apalagi, lanjutnya, Pramono Edhie Wibowo merupakan peserta konvensi Capres Partai Demokrat. Ia juga menyayangkan sikap Rektor Unila yang hanya menghadirkan pembicara tunggal pada acara seminar tersebut.

Sementara itu, ratusan mahasiswa memadati ruang GSG Unila untuk mendengarkan kuliah umum Anggota Dewan Pembina Partai Demokrat Pramono Edhie Wibowo.

Kuliah umum bertema "Sosialisasi empat pilar kebangsaan dan motivasi peran generasi muda menghindari golput dalam rangka bela negara untuk mewujudkan pembangunan nasional" itu, hadir Rektor Unila Sugeng P Hariyanto beserta sejumlah pembantu rektor dan dekan Unila.

Hadir pula sejumlah elit Partai Demokrat seperti Ruhut Sitompul serta pengurus DPD Partai Demokrat Lampung.