KUALA LUMPUR - Seorang lelaki yang diduga mabuk merusak tujuh mesin ATM di sebuah bank di Ipoh, Malaysia, menggunakan sebilah pisau gara-gara kartu ATM miliknya ditelan mesin tersebut.
Lelaki berusia 34 tahun itu akhirnya dibekuk polisi dalam kejadian pada Minggu (12/1/2014) pukul 22.00 tersebut.
Sumber polisi seperti dikutip media terbitan Kuala Lumpur dan dilansir iyaa.com, Senin (13/1/2014) mengatakan, tersangka dalam keadaan mabuk pergi ke bank itu untuk mengambil uang, namun karena gagal maka ia mengamuk dan memecahkan semua monitor mesin ATM yang ada di bank tersebut.
"Lelaki itu diduga memasukkan nomor PIN hingga tiga kali untuk mengeluarkan uang, namun gagal sehingga kartunya ditelan," kata polisi.
Seorang pelanggan yang juga sedang mengambil uang di lokasi tersebut melarikan diri ketika lelaki itu terus memecahkan mesin sambil mengeluarkan kata-kata kotor, katanya.
Setelah mengamuk, tersangka berdiri di depan bank sambil mengatakan ia menunggu polisi untuk menangkapnya.
Kepala Polisi Daerah Ipoh Asisten Komisioner Sum Chang Keong mengatakan tersangka ditahan untuk pengusutan lebih lanjut.
Lelaki berusia 34 tahun itu akhirnya dibekuk polisi dalam kejadian pada Minggu (12/1/2014) pukul 22.00 tersebut.
Sumber polisi seperti dikutip media terbitan Kuala Lumpur dan dilansir iyaa.com, Senin (13/1/2014) mengatakan, tersangka dalam keadaan mabuk pergi ke bank itu untuk mengambil uang, namun karena gagal maka ia mengamuk dan memecahkan semua monitor mesin ATM yang ada di bank tersebut.
"Lelaki itu diduga memasukkan nomor PIN hingga tiga kali untuk mengeluarkan uang, namun gagal sehingga kartunya ditelan," kata polisi.
Seorang pelanggan yang juga sedang mengambil uang di lokasi tersebut melarikan diri ketika lelaki itu terus memecahkan mesin sambil mengeluarkan kata-kata kotor, katanya.
Setelah mengamuk, tersangka berdiri di depan bank sambil mengatakan ia menunggu polisi untuk menangkapnya.
Kepala Polisi Daerah Ipoh Asisten Komisioner Sum Chang Keong mengatakan tersangka ditahan untuk pengusutan lebih lanjut.
