SUKABUMI - Mendekati hari raya Idul Adha sedikitnya dalam satu bulan terakhir ini, 20 ekor kambing milik warga di Kampung Turi, Kecamatan Simpenan Kabupaten Sukabumi hilang dicuri.
"Sampai saat ini sedikitnya sudah 20 ekor kambing milik warga yang hilang, pencuri ini masuk dengan cara merusak kandang bagian bawah," kata salah seorang pemilik kambing di Desa Cidadap RT 06/07, Yanto kepada wartawan, Rabu.
Menurut Yanto, dirinya saja dalam seminggu terakhir ini sudah kehilangan tiga ekor kambinh seluruhnya merupakan bibit kambing yang mempunyai kualitas terbaik. Ia mengatakan tidak hanya dirinya saja yang kehilangan hewan untuk kurban tetapi sudah ada enam warga lainnya yang mengalami hal serupa sehingga membuat resah warga kampung.
Bahkan untuk antisipasinya saat ia terpaksa harus menjaga kambingnya dengan cara tidur di sebelah kandang kambing karena takut kambingnya hilang lagi. Sebab siskamling yang dilakukan oleh warga tidak mengurangi aksi pencurian hewan ternak dikampungnya tersebut.
"Saat ini saya mempunyai sedikitnya 18 ekor kambing, biasanya si pencuri mengambil kambing yang sudah dewasa dan kami berharap pihak kepolisian segera menangkap si pencuri yang sudah meresahkan warga Kampung Turi ini," tambahnya.
Sementara warga lainnya, Henda mengaku dirinya juga sudah kehilangan tiga ekor kambing miliknya dan khawatir kambing-kambing miliknya hilang lagi. Untuk antisipasi saat ini warga meningkatkan siskamling di daerahnya.
Selain itu warga juga sudah melaporkan kasus ini kepada pihak kepolisian dan diharapkan pelaku pencurian ini bisa tertangkap.
"Warga yang melapor kehilangan kambingnya sudah cukup hanyak diduga kambing tersebut dicuri karena saat ini mendekati musim kurban sehingga banyak permintaan hewan kurban dan dimanfaatkan oleh para pencuri spesialis hewan ternak," katanya.
Untuk antisipasi terjadinya lagi pencurian hewan ternak pihak Polsek Simpenan saat ini tengah mengejar si pelaku yang diduga lebih dari satu orang dan menyelidiki kasus tersebut.
