BEIRUT - Masyarakat internasional telah berjanji akan membantu Lebanon mengatasi masalah pengungsi yang menyelamatkan diri dari perang saudara di Suriah, demikian isi pernyataan yang disiarkan oleh kantor presiden Lebanon pada Kamis (26/9/2013).
Masyarakat internasional berikrar akan menggabungkan upaya mereka guna mendukung kedaulatan Lebanon dan lembaga negara, dan membantu mendorong semua sektor yang paling menderita akibat krisis Suriah.
Dukungan itu meliputi diperkuatnya Angkatan Bersenjata Lebanon dan membantu pengungsi serta masyarakat lokal yang memikul beban karena menampung mereka selain secara ekonomi mendukung pemerintah, kata pernyataan tersebut.
Masyarakat internasional mengadakan pertemuan di New York di sisi Sidang Majelis Umum PBB pada Rabu malam untuk menghimpun dukungan bagi Pemerintah Lebanon guna menanggulangi arus pengungsi Suriah.
Bank Dunia memperkirakan krisis Suriah akan membuat Lebanon mengeluarkan 7,5 miliar dolar AS dari 2012 sampai 2014, demikian laporan Xinhua --yang dipantau di Jakarta, Jumat (27/9/2013) pagi.
PBB menyatakan sudah ada 760.000 pengungsi Suriah yang terdaftar di Lebanon dan jumlah tersebut akan mencapai satu juta paling lambat pada akhir tahun ini. Namun, perkiraan Pemerintah Lebanon menyebutkan jumlah 1,2 juta sebab banyak pengungsi tak mendaftarkan diri.
Presiden Lebanon Michel Suleiman mengatakan dalam pertemuan itu "beban yang sangat besar ini sekarang menjadi krisis dalam masalah keamanan dan sosial serta ekonomi".
Selama pembicaraan dengan Menteri Luar Negeri Rusia Servei Lavrov di New York, Suleiman diberitahu Moskow akan memberi hibah kepada Lebanon sebesar 5,6 juta dolar AS, kata pernyataan tersebut.
Sementara itu, Presiden AS Barack Obama juga mengumumkan tambahan bantuan kemanusiaan sebanyak 74 juta dolar AS untuk Lebanon dalam pertemuan dengan Suleiman pada Selasa (24/9/2013).
