![]() |
| Timur Pradopo |
JAKARTA - Kapolri Timur Pradopo mengatakan, pihaknya terus melakukan langkah persuasif untuk menangani kasus-kasus yang masih terjadi di Mesuji, Lampung. Termasuk adanya pemblokiran jalan oleh massa kemarin yang menyebabkan kemacetan panjang jalur lintas timur di pulau Sumatera tersebut.
"Tadi kapolda sudah lapor saya. Tentunya, langkah persuasif. Ini kan terkait dengan beberapa kejadian sebelumnya kemudian penertiban oleh Pemerintah Daerah (pemda). Sekali lagi, kita lakukan langkah-langkah persuasif untuk yang demo," demikian kata Timur Pradopo saat ditemui wartawan seusai rapat internal di kantor wakil presiden di kawasan Veteran, Jakarta, Kamis (5/9/2013).
Namun, yang terindikasi melakukan pelanggaran hukum, kata dia, tetap akan diproses sesuai ketentuan. Dia menambahkan, saat ini ada satuan khusus penyidik yang melakukan koordinasi dengan Pemda menangani kasus ini. Saat ini masyarakat di kawasan Mesuji diinformasikan sudah melakukan kegiatan seperti biasanya.
"Tentunya Mesuji kan sudah lama, bertahun-tahun. Terus itu kan lahan atau lokasi bukan punya yang bersangkutan dan sekarang sudah sangat banyak yang di sana. Jadi, masalahnya adalah masalah sosial. Ini akumulasi," kata Timur ketika ditanya penyebab blokade.
Hal tersebut disampaikan kapolri menyusul adanya pemblokiran jalan di Register 45 Mesuji, Lampung, Rabu (4/9/2013) yang menyebabkan kemacetan lalu lintas panjang.
"Artinya, harus komprehensif terutama Pemda. Khususnya bagaimana menyelesaikan orang-orang yang tidak punya hak dan sudah menetap di situ lama," ujarnya.
