![]() |
| Endang Asnawi |
LAMPUNG SELATAN - Satuan Petugas Seaport Interdiction (SI) bersama Kepolisian Sektor Kawasan Pelabuhan (KSKP) Bakauheni, Lampung Selatan, mengamankan empat penumpang mobil Pajero Sport Be-711-R di pintu masuk areal pemeriksaan narkoba SI Pelabuhan setempat, Sabtu (25/5/2013) sekitar pukul 19.20 WIB.
Dari dalam kendaraan yang hendak menyeberang ke Pelabuhan Merak, Banten itu, polisi mengamankan sabu-sabu seberat kurang lebih 0,9 gram yang disimpan didalam topi warna hitam, satu pucuk senjata air soft gun dan satu pucuk senjata api rakitan jenis FN dengan tiga butir peluru cis kaliber 22 dan dua buah pisau.
Keterangan yang berhasil dihimpun, dari empat orang penumpang Pajero Sport, satu orang di antaranya, yakni Endang Asnawi (37) disebut-sebut sebagai ketua komisi B DPRD Kota Bandar Lampung (Balam) dari Partai Demokrat. Sedangkan empat orang lainnya adalah Marsofni (40), Bustomi A (43) dan Erwin S (33). Seluruhnya warga Bandar Lampung
"Iya benar, Polres Lampung Selatan mengamankan Marsofni yang tertangkap tangan membawa dan memiliki kristal putih yang diduga narkoba jenis sabu-sabu seberat 0,8 gram yang ditaruh didalam topi warna hitam didalam mobil yang ditumpangi bersama empat orang lainnya di pelabuhan bakauheni Sabtu malam," kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Lampung melalui pesan singkat, Minggu (26/5/2013) malam.
Dari hasil tes urine, keempat orang tersebut terbukti positif mengonsumsi sabu-sabu. "Urinenya positif mengandung narkotika," jelas Sulistyaningsih. "Polisi sedang mengembangkan darimana sabu-sabu tersebut didapatkan," ujarnya.
Selain itu, tambah Sulis, informasi dari Direktur Narkoba Polda Lampung juga diamankan satu pucuk senjata sufgun, satu pucuk senjata api rakitan jenis FN, tiga butir peluru cis kaliber 22 dan dua buah pisau."Saat masih dalam pemeriksaan intensif Polres Lampung Selatan," tandasnya.
Sementara itu, Kasat Narkoba Polres Lampung Selatan AKP Aden Kristiantonomo dan Kapolres Lamsel AKBP Bayu Aji belum bisa dikonrfirmasi. Walau ponsel kedua pejabat Polres itu aktif, mereka tidak mengangkat atau membalas pesan singkat dari wartawan.
Sementara itu, Kasat Narkoba Polres Lampung Selatan AKP Aden Kristiantonomo dan Kapolres Lamsel AKBP Bayu Aji belum bisa dikonrfirmasi. Walau ponsel kedua pejabat Polres itu aktif, mereka tidak mengangkat atau membalas pesan singkat dari wartawan.
