Notification

×

Pembunuh Istri Polisi Bantah Rencanakan Pembunuhan

27 May 2013 | 19:23 WIB Last Updated 2016-05-14T01:20:40Z

BANDAR LAMPUNG -
Pelaku pembunuhan istri polisi, Andre Septa Pubian Putra membantah telah merencanakan pembunuhan terhadap Meilani dan penikaman Brigadir Agus Setiawan. Ia mengatakan, badik yang digunakan untuk membunuh Meilani dan menikam Agus memang sudah ada di dalam mobil. 

"Saya tidak merencanakan karena memang tidak ada niat (membunuh)," ucapnya saat diwawancara di Mapolresta Bandar Lampung, Senin (27/5/2013). Andre mengatakan, badik tersebut memang sudah ada di dalam mobil sejak dua bulan lalu. Menurutnya, penikaman dilakukan karena kesal terhadap Meilani yang mengolok-olok kakaknya.

Melani, istri dari anggota polisi Brigadir Agus Setiawan, tewas ditikam Andre Septa Pubian Putra, Kamis (23/5/2013). Sementara  Agus sendiri sekarat karena tikaman Andre.

Andre menceritakan, awalnya Ia disuruh kakak iparnya Arwinandar untuk menjemput di kantor PTPN 7 Kamis lalu. Sesampainya di kantor PTPN 7, Andre diminta oleh Arwinandar menunggu di tempat parkir.

Saat berada di dalam mobil bersama keponakannya, lanjut Andre, ada mobil datang dari belakang. Mobil itu dikendarai Agus dan Meilani. Kedua orang itu turun menghampiri hendak mengambil kunci mobil yang dikendarai Andre.

Andre tidak mau menyerahkan kunci mobil. "Saya tidak mau ikut campur (urusan keluarga Meilani). Yang penting jangan ganggu mobil," papar Andre ketika itu. Agus kemudian pergi ke arah kantor PTPN 7.

Sementara Meilani malah masuk ke dalam mobil dan menabrakkan mobilnya ke mobil Andre. Meilani lalu menunjuk-nunjuk dirinya dari dalam mobil. Andre kemudian menghampiri Meilani yang masih di dalam mobil.

Saat menghampiri itu, terus Andre, Meilani masih menunjuk dirinya sambil mengolok-olok kakaknya yang bernama Rita yang merupakan istri muda Arwinandar. "Karena kesal saya tikam dia pakai badik," kata Andre. Menurut dia, saat kejadian itu, Rita tidak ada di tempat kejadian perkara (TKP). "Ia (Rita) sedang berada di kampung," tutur Andre.

sumber