![]() |
| Nazaruddin - Gayus Tambunan |
JAKARTA - Gayus Tambunan diduga masih mampu mengendalikan mafia pajak. Dua pegawai pajak KPP Jakarta Timur yang kemarin tertangkap tangan KPK diduga dikendalikan oleh Gayus. Demikian disampaikan Koordinator Masyarakat Anti Korupsi (MAKI) Bonyamin Saiman, Kamis (16/5/2013)
"Informasi ini saya peroleh dari orang dalam pegawai Ditjen Pajak," sambungnya. Mafia pajak yang dikendalikan Gayus seperti mafia narkoba mengendalikan jaringan dari dalam penjara.
Bukti bahwa Gayus masih menguasai mafia pajak adalah masih mampunya ia membeli rumah mewah di dekat LP Sukamiskin Bandung. Darimana Gayus dapat duit karena dulu, seluruh rekeningnya sudah disita.
"Karena Gayus masih bisa mengendalikan jaringannya, maka dia harus dipindah tempat yang lebih terisolir, seperti LP Nusakambangan," imbuhnya.
Selain Gayus Tambunan, terpidana kasus korupsi Nazaruddin diduga masih mengendalikan proyek-proyek pemerintah yang dibahas di Badan Anggaran DPR. Ini karenakan komitmen Nazaruddin dengan beberapa anggota Banggar selama lima tahun.
"Nazaruddin masih kendalikan kasus dan beberapa proyek di APBN 2013," bisik sumber. Disinilah peran M. Nasir, yang masih berkeliaran dan malah mencalonkan diri kembali menjadi anggota legislatif Partai Demokrat.
Nazar dan Gayus masih mampu kendalikan mafia pajak seperti mafia narkoba kendalikan jaringan dari dalam penjara.
"Pundi-Pundi Nazarudin masih sangat kuat, untuk mengatur proyek, maupun kasus yang menimpa dirinya. Dan ini sangat hebat. Saya minta KPK harus mampu bongkar mafia proyek dan mafia pajak jaringan lain," kata si sumber.
Dua orang pegawai pajak Jakarta Timur yang ditangkap tangan KPK karena diduga memeras diduga adalah masih jaringan Gayus.
