Notification

×

Diduga Narkoba, Direktur BUMD Tuba Diciduk

28 May 2013 | 00:20 WIB Last Updated 2016-07-31T12:12:16Z

TULANGBAWANG -
Isu penangkapan Direktur Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Tulangbawang (Tuba) PT Tulangbawang Jaya, Arian Dovi merebak di kalangan jurnalis. Isu yang beredar, Rovi ditangkap oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Lampung dan Polda Lampung di Menggala, Tulangbawang, Senin (27/5/2013) sore.

Saat mencoba klarifikasi isu tersebut dengan menghubungi Direktur Reserse Narkoba Polda Lampung, Kombes Edi Swasono mengenai adanya penangkapan Dovi, dia mengelak. 

"Kami tidak ada penangkapan Dovi. Infonya BNN provinsi yang tangkap," tutur Edi melalui pesan singkat, Senin (27/5/2013) malam.

Ketika menghubungi Kabid Pemberantasan BNN Provinsi Lampung A Haris, menurut dia, pihaknya memang telah menangkap dua orang di Menggala pada pukul 19.00 WIB. Namun Haris mengaku belum tahu identitas kedua orang itu.

Saat diminta kejelasannya, Haris yang sedang dalam perjalanan menuju Bandar Lampung bersama dua tersangka, langsung menanyakan identitas tersangka kepada tersangka langsung. Di dalam pembicaraan yang terdengar, tersangka mengaku bernama Alian Dopi. 

"Dia mengaku namanya Alian Dopi. Kerjanya wiraswasta," papar Haris. Dia pun meminta untuk datang ke kantor BNN Provinsi Lampung pada Selasa (28/5/2013). "Besok saja ya datang ke kantor untuk lebih jelasnya. Kalau sekarang saya belum bisa jelaskan karena sedang dalam perjalanan pulang," kata dia.

Terpisah, Wakil Bupati Tulangbawang Heri Wardoyo membenarkan adanya penangkapan terhadap Direktur Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Tulangbawang PT Tulangbawang Jaya, Arian Dovi oleh Badan Narkotika Nasional Provinsi Lampung.

"Ya betul memang ada penangkapan itu. Dovi ditangkap di rumah temannya Didu. Saya dengar Didu yang menjadi target operasi BNNP. Kabarnya Dovi melawan karena merasa tidak memakai sabu-sabu," papar Heri, Senin malam.

Dia mengatakan, pihaknya mesti menunggu apakah memang benar Dovi mengonsumsi narkoba. Wakil bupati menyarankan, wartawan mesti mengecek ke BNNP apakah memang tes urine Dovi positif mengandung zat yang terkandung dalam sabu-sabu.

sumber