BANDAR LAMPUNG - Pemerintah Kota Bandarlampung (Balam) segera membangun dan menambah jembatan penyeberangan baru di sejumlah jalan protokol, agar pejalan kaki dapat merasa lebih aman dan nyaman.
"Tahun 2013 akan ditambah jembatan penyeberangan baru di tempat-tempat yang padat dilalui kendaraan, agar keselamatan warga lebih terjamin," kata Wali Kota Bandarlampung Herman HN, di Bandarlampung, Senin (18/3/2013).
Herman menyatakan, pembangunan jembatan penyeberangan baru ini diperkirakan selesai pada bulan Juli 2013, karena ditargetkan tahun ini dapat dipakai warga kota ini.
Rencana pembangunan sedang disusun, dan dalam waktu dekat pengerjaannya akan segera dilakukan, kata Wali Kota pula. Selain membangun yang baru, untuk jembatan penyeberangan yang sudah ada, akan dilakukan perawatan secara intensif.
"Jembatan penyeberangan sangat penting apalagi Kota Bandarlampung sudah penuh dengan kendaraan bermotor, sehingga warga yang ingin menyeberang jalan pun sulit," kata dia. Jembatan penyeberangan itu, ujar Herman, merupakan solusi yang baik untuk mengatasi masalah tersebut. Diharapkan warga dapat menggunakannnya, jangan sampai tidak dipakai, kata dia lagi.
Warga Bandarlampung juga menyambut baik rencana pembangunan jembatan penyeberangan baru di sejumlah jalan yang macet, sehingga pengguna jalan sulit untuk menyeberang tersebut.
"Saat ini sangat diperlukan jembatan penyeberangan baru, karena kondisi jalan-jalan di Bandarlampung sudah penuh dengan kendaraan roda dua dan roda empat," kata Sari (21), salah satu warga Bandarlampung.
Dia menyatakan, pemkot setempat perlu membangun jembatan penyeberangan baru pada ruas jalan yang dianggap macet dan membutuhkannya. Jalan yang berdekatan dengan sekolah juga perlu dibangun jembatan penyeberangan baru, agar siswa sekolah tersebut dapat lebih aman dan nyaman berlalu-lalang di jalan sekitarnya. Namun selama ini, beberapa jembatan penyeberangan yang tersedia belum optimal dimanfaatkan pengguna jalan.
Pada sejumlah jembatan itu, petugas Polisi Pamong Praja juga kerap berjaga-jaga untuk mengontrol dan mengingatkan warga yang menyeberang jalan yang ramai kendaraan bermotor agar dapat menggunakan jembatan penyeberangan tersebut.
