Notification

×

Pemkot Balam akan Tambah Lampu Jalan

11 March 2013 | 22:04 WIB Last Updated 2016-07-31T11:13:15Z

BANDAR LAMPUNG - Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung (Balam) akan melakukan penambahan sejumlah lampu jalan di beberapa titik ruas jalan. Wali Kota Bandar Lampung Herman HN mengatakan, penambahan sejumlah lampu jalan ini untuk menerangkan kota di malam hari.

"Kita akan menambah lampu jalan di beberapa titik. Ya penambahan ini supaya kota kita lebih terang serta bisa mengurangi tindak kejahatan," kata Herman, Jumat (8/3/2013) usai reses bersama sejumlah anggota DPRD Provinsi Lampung.

Herman menjelaskan, sejumlah jalan akan dilakukan penambahan lampu jalan seperti di Jalan Kartini, Ahmad Yani, Radin Intan, Diponegoro, Sudirman, Gatot Subroto, Dr Susilo, P. Emir M. Noor, dan Jalan Wolter Mongonsidi.

Sehingga, dengan adanya penambahan lampu jalan, selain wajah Kota Bandar Lampung semakin terang di malam hari, juga bisa mengurangi tindak kejahatan yang terjadi di malam hari.

"Jarak lampu dari tiang ke tiang sekitar 50 meter. Untuk berapa jumlah lampu beserta dananya akan kita koordinasikan dengan satker terkait," kata dia.

Selain penambahan sejumlah jalan, Pemkot Bandar Lampung akan membangun lima hotel berbintang. Penambahan sejumlah hotel ini demi meningkatkan iklim investasi yang ada di Bandar Lampung serta bisa meningkatkan pendapatan dari sektor perhotelan.

"Ya kita akan membangun lima hotel berbintang, kami sudah izinkan pengembang dari lima hotel tersebut untuk membangun hotel ini di Bandar Lampung ini," kata Herman.

Herman melanjutkan, lima hotel berbintang tersebut terdiri dari dua hotel berbintang lima, dua hotel berbintang tiga, dan satu hotel berbintang empat.

"Kebutuhan akan hotel signifikan. Sehingga Pemkot akan membangun hotel berbintang ini di sejumlah titik di Bandar Lampung," jelasnya.

Herman berharap, Pemkot Bandar Lampung bersama pihak pengembang yang akan membangun hotel berbintang ini bisa bekerja sama dengan baik.

Salah satunya agar mempercepat pembangunan hotel di Bandar Lampung. Mengingat kebutuhan akan hotel, terutama bagi wisatawan sangat tinggi yang ditandai dengan penuhnya kamar hotel yang dipesan saat acara-acara atau kegiatan tertentu.

"Tapi saya harap kerjasama dengan baik. Tidak merugikan salah satu pihak, tapi bisa menguntungkan semua pihak, termasuk masyarakat di sekitar hotel," ungkap Herman.