Notification

×

Kapolda Lampung Kunjungi Makoyonif Candi Mas

09 March 2013 | 01:23 WIB Last Updated 2016-07-31T12:04:37Z
Anggota TNI Makoyonif 143/TWEJ di Candi Mas Natar, mengangkat Kapolda Lampung, Brigjen Pol  Heru Winarko, saat berkunjung ke markas TNI tersebut bersama Komandan Korem 043/Gatam Kolonel Amalsyah Tarmizi, Jumat (8/3/2013). (romi rinando/tribunlampung.co.id)

LAMPUNG -
  Kapolda Lampung, Brigjen Pol  Heru Winarko bersama Komandan Korem 043/Gatam Kolonel Amalsyah Tarmizi mengadakan kunjungan kerja silaturahmi ke Makoyonif 143/TWEJ di Candi Mas Natar, Jumat (8/3/2013).

Kedatangan Heru  di Mako Yonif 143/TWEJ disambut   Wadan Yonif 143/TWEJ, Mayor Inf Aziz beserta Para Perwira Staf Yonif 143/TWEJ.
 
Kapolda dalam kesempatan tersebut meminta dan berharap seluruh anggota Yonif 143/TWEJ  memahami makna pentingnya menjaga hubungan harmonis antara TNI dan Polri, khususnya menjaga Kamtibmas. Dengan harapan  Provinsi Lampung  tetap kondusif.

"Kita laksanakan tugas secara bersama-sama, bila ada permasalahan yang dihadapi, pecahkan bersama. Kita jalin komunikasi dengan baik, sehingga terwujud kebersamaan dalam persatuan dan kesatuan sesama aparat negara," ujar Heru dalam acara tersebut.

Dalam kegiatan tersebut, Heru juga memberikan nomor ponsel pribadi kepada seluruh anggota Yonif 143/TWEJ, dengan harapan apabila terjadi permasalahan yang berkaitan dengan Polri, agar langsung bisa menghubungi Kapolda melalui telepon ataupun SMS.

Senada, Komandan Korem (Danrem) 043/Gatam, Amalsyah Tarmizi juga meminta seluruh anggota Yonif 143/TWEJ  menjaga soliditas dan solidaritas sesama anggota TNI maupun dengan Polri.

"Lakukan komunikasi yang baik setiap ada permasalahan di lapangan khususnya kepada Polri, jangan merusak aset negara, Hindari narkoba, hindari perkelahian sesama anggota TNI dan Polri serta masyarakat," tegas Amalsyah.
 
Danrem juga meminta, agar setiap permasalahan, baik menyangkut pribadi dan keluarga, untuk segera melapor kepada atasan. "Hindari pelanggaran yang menyimpang dari norma dan aturan serta Pedomani Sapta Marga, Sumpah Prajurit dan Delapan TNI Wajib," imbau Amalsyah.