![]() |
| Dahlan Iskan |
LAMPUNG - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan mengajak para pelajar dan mahasiswa di Bandarlampung untuk aktif dalam berbagai kegiatan kesiswaan dan kemahasiswaan di luar tugas belajar dan akademis perkuliahan.
Pelajar dan mahasiswa yang menjadi aktivis, menurut Dahlan, biasanya akan lebih sukses saat menjalankan pekerjaan setelah lulus. Ia mengatakan itu pada kuliah umum di GOR Saburai Bandarlampung, Minggu (10/3/2013), yang dihadiri ribuan pelajar dan mahasiswa.
Sejumlah pimpinan perguruan tinggi, pimpinan BUMN/BUMD dan pejabat di Lampung juga hadir dalam kuliah umum yang berlangsung seusai Dahlan membaur bersama masyarakat melakukan senam sehat di pelataran sekitar Tugu Adipura, pusat Kota Bandarlampung. Sejumlah pelajar dan mahasiswa sempat bertanya dan berdialog dengan Dahlan.
Menurut Dahlan, saat ini adalah era generasi muda, mengingat generasi tua sudah tidak mungkin lagi mengejar ketertinggalan dan bersaing dengan anak-anak muda yang seharusnya penuh semangat dan lebih menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi terkini.
Dahlan mengemukakan, jajaran pimpinan di BUMN juga diutamakan kalangan generasi muda, sehingga memiliki energi yang lebih baik untuk memajukan dan mengembangkan BUMN tersebut. Ia mencontohkan, saat memimpin kelompok usaha media massa Jawa Pos Grup juga mengutamakan generasi muda untuk mendapatkan kesempatan memimpin. "Di Jawa Pos Grup, para pimpinan redaksinya dibatasi hingga usia 40 tahun, setelah itu harus digantikan mereka yang lebih muda," ujarnya.
Oleh karena itu, ia mengajak kalangan pelajar dan mahasiswa untuk benar-benar memanfaatkan masa studi dengan menggali iptek sebanyak mungkin dan mengisi waktu dengan aktif dalam berbagai kegiatan yang bermanfaat di luar kegiatan perkuliahan. Ia tidak menganjurkan para pelajar dan mahasiswa hanya belajar sepanjang waktu, atau hanya menjadi kutu buku, mengingat mereka juga memerlukan tambahan pengalaman dan ilmu atau keterampilan di luar pembelajaran akademis.
