Notification

×

Bentrok antarpetambak Bratasena, Satu Tewas

13 March 2013 | 17:03 WIB Last Updated 2016-07-31T12:12:39Z

TULANGBAWANG -
Bentrok antarkelompok petambak udang plasma di Bratasena, milik PT Central Bumi Pertiwi (CPB), Kabupaten Tulangbawang, Lampung pada Selasa (12/3/2013) lalu, menelan seorang korban jiwa.

Ruswandi alias Wawan, karyawan PT CPB, ditemukan tewas mengambang di kolam tambak udang PLO, Rabu (13/3/2013) siang. Ia merupakan penjaga pos ronda yang menyelamatkan diri terjun ke tambak ketika bentrok.

"Wawan berusaha menyelamatkan diri saat bentrok, lalu nyebur ke tambak. Ia tidak bisa berenang dan tenggelam," kata Kepala Humas PT CPB Bratasena, Tarpin A Nasri, Rabu.

Menurut dia, mayat korban karyawan PT CPB ditemukan Rabu siang mengambang di tambak. Diduga, kata dia, dia menceburkan diri ke kolam PLO saat berusaha melarikan diri dari amuk bentrok petambak di pos ronda.

Saat ini, jenazah korban sedang dibawa ke kampung kelahirannya di Desa Purbolinggo, Kabupaten Lampung Timur.

Bentrok terjadi antara kelompok petambak plasma peduli kemitraan (P2K) dengan kelompok petambak forum silaturahmi (forsil). Belum diketahui penyebab terjadinya bentrok antarkedua kubu.

Sebelumnya, sejumlah polisi masih menjaga kampung pertambakan udang Bratasena milik PT Central Pertiwi Bahari (CPB), Kabupaten Tulangbawang, Lampung. Bentrok yang terjadi antarpetambak pada Selasa (12/3/2013), sudah berhasil dikuasai aparat keamanan.

Kapolres Tulangbawang, AKBP Shobarmen, ketika dihubungi, mengatakan kondisi pertambakan udang Bratasena, sudah berangsur pulih. Menurut dia, sudah turun ke lokasi kejadian ratusan personil polisi dari polres dan dibantu polda Lampung. "Kondisi sudah kondusif," katanya.

Bentrok antarplasma tambak udang Bratasena ini, menurut informasi yang diperoleh, terjadi antara kelompok petambak plasma peduli kemitraan (P2K) dengan kelompok petambak forum silaturahmi (forsil). Belum diketahui penyebab terjadinya bentrok antarkedua kubu.

Keterangan dari humas PT CPB, dalam kejadian ini, terdapat 25 orang terluka dari pihak petambak kedua kelompok dan karyawan PT CPB. Korban luka sudah dirawat di balai pengobatan PT CPB di lokasi Kampung Bratasena Adiwarna, Kecamatan Dente Teladas, Tulangbawang.